"Laporkan situasi sekarang!"
"Siap! Roket pendorong bagian kanan mati, tangki bahan bakar mengalami kebocoran, kerusakan pada sistem mencapai 48%. Kita harus melakukan pendaratan darurat, Kapten."
"Segera kamu deteksi keberadaan planet terdekat, akan saya bantu dengan kemampuan saya." Kapten mencoba tegar. Dia pun mulai memejamkan matanya.
"Kapten ngapain?"
"Berdoa!" singkat sang Kapten menjawab.
Tut...tut..tut...
"Kapten, sepertinya radar telah mendeteksi adanya planet. Kapten memang hebat, doanya langsung terkabul. Jadi ini kekuatan asli orang yang tersiksa?" terkagum si anak buah sambil mengangguk paham.
"Gundulmu tersiksa! Sana, cepat analisis planetnya. Seberapa jauh jaraknya?"
"Tidak lebih jauh dari jarak saya denga pacar saya, Kapten."
"Simpan bapermu! Siapkan pendorong dan gunakan bahan bakar cadangan. Kita kesana!"
Setelah menembus atmosfer, mereka pun mulai mencari tempat untuk mendarat. Namun sejauh mereka mengitari planet tersebut yang ditemuinya hanyalah air.
"Kapten, menurut informasi dari database yang kita punya, planet ini bernama Bumi."
"Bumi? Bukankah Bumi planet yang mempunyai komposisi air dan daratan yang indah? Bahkan kita pernah merencanakan invlasi besar-besaran untuk merebut planet Bumi. Kamu pasti salah, ini bukan Bumi. Disini yang ada hanya air."
"Benar, Kapten. Namun itu dulu, sebelum manusia Bumi mengenal keserakahan." mereka saling terdiam, seolah berada dalam sinetron.
"Bagaimana, apa kita cari planet lain saja, Kapten?" lanjut tanya si anak buah kepada sang Kapten setelah lama mereka saling terdiam selama 2 hari.
"Tidak usah! Percuma"
"Kenapa, apa maksud kapten?" tanya si anak buah bingung.
"Percuma, lihat keluar jendela. Kita terlalu lama terdiam sampai tidak sadar kalau kita sudah mendarat, di dasar laut, kita tenggelam. Bahan bakar cadangan kita habis."
"Wuaaaaaaaaaaaaaa....aaaaa...aaaa." jerit mereka bersamaan.
"Wuaaaaaaaaaaaaaa....aaaaa...aaaa." mereka masih menjerit bersamaan.
Entah sampai kapan.
END.
____________________
Panjang cerita terbatas, karena caption pada Instagram juga terbatas.



How To Use Solo Titanium Razor In Your Sledgehammer - Titanium
BalasHapusThis is surgical steel vs titanium why a Sledgehammer has the same sharpness as a straight titanium nitride coating razor. When using the Duo, you can feel the samsung watch 3 titanium blade titanium knife movement. But 유로 스타 사이트 as a beginner,
zp794 replica handbags,fake designer bags,replica handbags,replica bags designe,replica handbags,louisvuittonfakebag,fake bags,replicabagsnow,replica handbags qs466
BalasHapus